>>Lee Hyukjae Namja Babo Part 2<<

Standar

Author : Ririn Cross

Main Cast : 

>> Lee Hyuk Jae (Eunhyuk Super Junior)

>> Park Eun Soo

>> All Member Super Junior

Disclaimer : Super Junior is mine! *dibantai ELF*                           

Warning : Romance gaje(?), humor 

CHAPTER  2


Link Part Sebelumnya :

>>Lee Hyukjae Namja Babo Part 1<<

~XXX~

Deg. Aku ketahuan?

“Ya…kau yang berdiri di balik pohon itu,” ujarnya membuatku semakin yakin kalau ia tahu keberadaanku. Aku memang bersembunyi di bawah pohon yang tidak jauh dari tempatnya.

Aku keluar dari tempat persembunyianku, sudah kepalang basah mau bagaimana lagi?

“Kenapa kau bisa tahu?” tanyaku salah tingkah.

“Kau berjalan tepat di belakangku, menimbulkan bunyi berisik dan kau tidak bisa diam. Siapa yang tidak tahu kalau begitu,” ujarnya datar.

Aku hanya bisa terkekeh. Aku memang tidak berbakat menjadi penguntit, apalagi agen kelas berat.

“Bukan maksudmu untuk meng…” Aku mencoba mencari kata-kata yang tepat. Uhg, kenapa disini kemampuan bersilat lidahku jadi nol? Aku kan seorang DJ yang cerdas dan MC yang handal.

“Mengikuti?” ujarnya. Tepat sekali, tadi itu yang mau kukatakan dan aku keduluan olehnya!

“Ehm..ya begitulah..” jawabku lebih gugup.

“Yah kata itu lebih bagus daripada menguntit kan? Tapi intinya sama saja,” ujarnya langsung menohokku. Yeoja ini pintar sekali!

Aku kembali nyengir kuda. “Ah..Apakah aku menganggumu? Kalau iya aku akan pulang saja,” lanjutku sambil menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal *ini insting alami seorang monyet*. Mungkin dia tak mengharapkan kehadiranku.

“Kemarilah,” ujarnya sambil melihat ke arahku. Aku terlonjak mendengar apa yang ia katakan. Apa aku yang salah dengar atau memang ia benar-benar mengatakan itu?

“Kemarilah…” Ia mengulang perkataan itu lagi. Sekarang aku yakin tidak salah dengar. Aku menunjuk diriku. Ia mengangguk.

Mimpi apa aku semalam tiba-tiba bertemu seorang yeoja yang sejak tadi membuat jantungku tidak berhenti berdebar-debar ini.

Aku berjongkok di sampingnya. Aku ikut mengamati nisan itu. Park Jun Soo, benar sekali yang tadi aku baca, berarti mataku masih awas. Namanya hampir sama dengan Jung Soo hyung, aku pasti sedih kalau Jungsoo hyung ada di dalam sana, pikirku mulai kemana-mana.

“Dia pergi meninggalkanku… Bahkan aku belum sempat mengucapkan perpisahan padanya waktu itu. Kenapa dunia ini tidak adil? Aku menyayanginya tetapi kenapa yang diatas sana mengambil sesuatu yang aku sayangi itu,” ujarnya membuatku terkejut. Aku terdiam, membiarkan dia bicara mencurahkan isi hatinya yang mungkin selama ini ia pendam sendiri.

“Tidak seharusnya ia pergi begitu cepat.. Seandainya aku diberi kesempatan untuk mengulang waktu, aku akan memanfaatkan waktu bersamanya dengan lebih baik. Aku akan membahagiakannya.. Ia masih belum cukup bahagia selama ini. Ia bahkan lebih sering membuatku bahagia daripada aku yang membuatnya bahagia…” ujarnya kemudian terdiam. Bahunya tampak berguncang. Apakah ia akan menangis? Jebal, jangan menangis disini!

Tanpa kusadari tubuhku sudah bergerak meraih tubuh dan memeluknya. Ia tampaknya terkejut tetapi ia tak berniat melepaskan pelukanku. Justru ia membenamkan kepalanya semakin dalam ke dadaku. Sial, kalau seperti ini dia bisa tahu bagaimana perasaanku, tapi ya sudahlah. Lama kami berdua dalam posisi seperti ini, kurasa dia sudah mulai tenang karena pelukannya semakin meregang. Ia menatapku sekejap. “Kenapa jantungmu berdetak cepat sekali?” tanyanya polos.

Mukaku langsung semerah tomat. Dengan cepat kupalingkan wajahku darinya.

“Ya! Kau kenapa?” tanyanya heran. “Trus juga kenapa kau memakai kacamata hitam itu? Syalnya menutupi mulutmu, kau jadi makin mirip penguntit atau pria mesum saja,” ujarnya semakin menohokku.

“Ya! Kenapa kau malah bilang begitu! Aku hanya sedang sakit mata, dan aku flu saat ini.. Hatchi.. uhuk..uhuk,” dustaku sambil berpura-pura bersin dan terbatuk-batuk.

“Dasar orang tidak sehat. Makanya hati-hati. Kesehatan itu penting, kau harus banyak minum vitamin dan periksa ke dokter supaya sakitmu cepat sembuh,” nasehatnya walau dengan nada ketus tetapi ternyata dia sangat perhatian. Aku tersenyum melihatnya.

“Gomawo,” jawabku masih dalam senyuman. Ia ikut tersenyum. Aigoo, cantik sekali.

“Baiklah, hari sudah sore. Sebaiknya kita pulang. Terima kasih sudah menemaniku.”

“Tidak masalah, aku senang bisa menemanimu,” jawabku jujur. Ia lagi-lagi tersenyum.

Kami berjalan menuju gerbang makam bersama. Arahnya pulang dengan asramaku beralawanan arah.

Ada yang aku lupakan. Astaga, aku belum tahu siapa namanya. “Tunggu!” teriakku. Ia berbalik menghadapku lagi sambil mengernyitkan alisnya. “Ne?”

“Ireum i mwo yeyo?” tanyaku langsung.

“Park Eun Soo imnida,” jawabnya singkat kemudian berbalik lagi.

“Eun Soo-sshi! Anneyong hi kyeseyo ,” ujarku semangat padanya yang mulai melangkah. Tetapi ia mengentikan langkahnya dan berbalik lagi padaku.

“Waeyo?” tanyaku penasaran. Apa ia ingin aku mengantarnya ke rumah. Dengan senang hati!!

“Ireum i mwo yeyo?” gantian ia yang bertanya namaku. Ah iya dia belum tahu. Mengaku tidak ya? Mengaku tidak? Mengaku sajalah.

Ia menatapku tidak sabar. “Anneyong..choneun Lee Hyukjae imnida,” jawabku sopan sambil membungkuk.

_END OF EUNHYUK POV_

~XXX~

_EUNSOO POV_

“Anneyong..choneun Lee Hyukjae imnida,” jawabnya sopan sambil membungkuk.

JGEEERRR

Seperti ada petir yang menyambarku. Ia pria yang bernama Lee Hyukjae? Aku mengamatinya dari ujung kaki hingga ujung rambut yang ditutupi topi. Tidak salah lagi. Lee Hyukjae itu memang Eunhyuk Super Junior.

Darahku langsung terkumpul di ubun-ubun. Amarahku meledak-ledak. Akhirnya daripada terus melihatnya dan membuatku muak aku memilih pergi dengan cepat meninggalkannya tanpa kata. Orang itu menatapku dengan kebingungan.

_END OF EUNSOO POV_

~XXX~

_EUNHYUK POV_

Tadi kenapa dia menatapku dengan mata seperti itu. Sorotnya berubah tajam seperti saat aku pertama kali bertemu dengannya. Sebenarnya ada apa? Dan anehnya dia langsung pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun. Hatiku langsung perih saat itu juga. Apakah ini karma untukku karena masalah tadi siang? Lee Hyukjae mulai sekarang kau harus menghormati kaum perempuan, nasehatku pada diri sendiri.

Aku berjalan gontai menuju asrama tanpa semangat. Memencet bel agar dibukakan oleh siapa saja dan aku ingin cepat-cepat mengurung diri di kamar mandi membasuh peluh dan segala kesalahan yang aku perbuat.

“Eunhyuk Hyung, sudah pulang!” sambut Ryeowook ramah sekali. Ia memang dongsaeng yang sangat perhatian.

Di ruangan itu tampak Kyuhyun yang sedang sibuk dengan belahan jiwanya –PSP–, Sungmin hyung yang sedang memainkan boneka lucu berwarna pink, Leeteuk hyung sedang sok serius membaca Koran berbahasa inggris yang biasanya dibaca Siwon, dan terakhir Yesung hyung yang sedang sibuk dengan Ddangkomanya. Tetapi saat aku masuk mereka semua langsung beralih menatapku penuh minat kecuali Yesung hyung, ia masih mengelus cangkang Ddangkoma dengan penuh sayang.

“Bagaimana dengan tadi?” tanya Ryeowook padaku. Aku terdiam. Apakah ia belum tahu apa yang terjadi padaku?

Kulihat Yesung hyung kini melirikku. Aku yakin ia tahu apa yang terjadi padaku, tapi kenapa ia tidak bercerita pada yang lain?

“Aku lelah.. aku mau istirahat dulu,” jawabku kemudian segera berjalan ke kamar.

“Yah…hyung.” Ryeowook tampak kecewa.

“Wookie..biarkan dia istirahat,” ujar Yesung hyung yang samar-samar dapat kudengar dari balik pintu kamar. Ya, dia memang tahu, tetapi ia mungkin menjaga privasiku. Gomawo hyung, ternyata kau baik sekali.

_END OF EUNHYUK POV_

~XXX~

_NORMAL POV_

“Eunhyuk tidak asyik! Kenapa dia langsung masuk kamar dan tidak cerita?” sewot Kyuhyun. Sejak kapan namja penggila games bisa langsung tertarik pada masalah perjodohan seorang Lee Hyukjae? Sejak saat ini.

“Ya! Kau harus bicara lebih sopan Kyu! Dia hyungmu!” nasehat Sungmin. Kyuhyun manyun kemudian melanjutkan permainan resident devilnya, ia sedang bosan dengan starcraft.

“Yesung hyung, kau pasti tahu sesuatu? Pertemuan itu kan di Babtol?” selidik Ryeowook.

“Mana kutahu Wookie. Memangnya apa yang menarik dari perjodohan itu?” dusta Yesung, ia masih sibuk dengan Ddangkoma.

“Hh…Hyung juga tidak asyik,” rutuk Wookie. Ia kemudian berjalan ke tempat Kyuhyun.

Leeteuk meletakkan surat kabar bahasa inggris yang ia baca. Sungguh memusingkan. Kemudian ia menatap dongsaengnya yang ada disitu.

“Kalian istirahatlah, besok kan masih ada jadwal. Aku kembali ke atas dulu ya,” ujar Leeteuk.

Sungmin mengiyakan, Kyuhyun dan Ryeowook malah asyik sendiri, Yesung mengangguk singkat. “Owh iya Jong Woon, kura-kuramu berkedip tuh,” canda Leeteuk. Malah ia yang berkedip pada Yesung. Yesung bergidik, dasar leader aneh, batinnya.

Leeteuk berjalan dengan perlahan menuju dormnya.

“Yah…begitulah.. Namanya juga jodoh, pasti nanti akan ketemu juga walau entah kapan waktunya,” celetuk namja dimple itu tidak jelas. Ia kemudian bersenandung ria menuju lantai dua belas. Ia tahu apa yang terjadi sebenarnya. Tidak ada yang bisa disembunyikan dari seorang leader yang sudah kalian anggap seperti ayah, ibu, maupun kakak kan?

~XXX~

Beberapa hari kemudian…

“Hyuk? Kau mau ini tidak?” Donghae menawarkan ikan teri yang tidak ia suka pada Eunhyuk. Mereka sedang makan bersama, dengan member Super Junior yang lainnya tentu. Eunhyuk menggeleng.

Donghae langsung cemas. Sudah beberapa hari ini Eunhyuk menolak makanan yang ia berikan. Biasanya kalau Donghae tidak doyan maka Eunhyuk akan menghabiskan makanan itu. Eunhyuk ‘kan termasuk member Super Junior yang paling doyan makan. Makanan apa saja pasti masuk ke perutnya. Bahkan ia bisa menghabiskan tiga porsi makanan dalam sekali makan.

“Apa makananan yang kumasak tidak enak hyung?” tanya Ryeowook khawatir.

“Aniyo Wookie..ini enak,” jawab Eunhyuk seadanya. Ia memang menelan semua makanan yang ada di sana, tetapi tanpa nafsu. Ia masih memikirkan kejadian beberapa waktu lalu.

Eommanya bilang ia sudah meminta maaf pada keluarga yeoja itu, mereka dengan lapang dada memaafkan keputusan sepihak Eunhyuk. Tetapi Eunhyuk masih merasa tidak enak terhadap keputusannya itu, ia masih tidak yakin apakah yeoja yang akan dijodohkan padanya sakit hati atau tidak. Ia yang ditinggal begitu saja sudah pasti jengkel apalagi ini masalah yang penting menyangkut kehidupan masa depan yang seenaknya ia batalkan. Perasaan seorang wanita itu sulit di tebak, hati dan mulut bisa berbeda. Dan apabila sudah sakit hati maka lukanya akan sukar disembuhkan, begitu yang ia tahu. Eunhyuk sadar kalau ia pasti telah melakukan kesalahan itu. Ia benar-benar menyesal.

Terlebih hal yang membuatnya sedih adalah perginya yeoja yang membuat hatinya berdebar itu, yang membuat seorang Lee Hyukjae bahkan sulit tidur hanya dengan memikirkannya. Walau hanya sekejap pertemuan mereka, tetapi nama seorang Park Eun Soo sudah terukir di hati Lee Hyuk Jae.

Sampai saat ini Eunhyuk belum bertemu lagi dengan yeoja itu. Yeoja itu seperti menghilang di telan bumi. Eunhyuk juga sudah berusaha mencoba mencari dengan mengunjungi makam itu tetapi ia tak menemukannya. Pada saat itu Eunhyuk hanya menatap nisan yang membisu dengan ukiran nama Park Jun Soo. Siapa sebenarnya dia? Pasti orang itu sangat berharga bagi yeoja itu? Atau mungkin ia adalah belahan jiwanya? Eunhyuk mulai berpikir yang tidak-tidak.

Sebenarnya satu hal yang sangat menganggu Eunhyuk adalah ekspresi terakhir yang ditunjukkan gadis itu padanya. Ia seperti marah? Dan seperti sangat membencinya? Sebenarnya ada apa?

“Ya! Hyukjae! Kau melamun lagi!” sentak Heechul.

Eunhyuk yang terkejut bahkan tak sengaja menyenggol gelas minumannya hingga tumpah. Semua mata menatap heran padanya.

“Kau sedang memikirkan apa Hyukkie?” tanya Sungmin sambil berdiri membereskan kekacauan di meja itu.

Eunhyuk hanya menggeleng pelen. “Mianhae hyung..gwaenchana.” Eunhyuk segera membantu Sungmin.

“Apakah kau masih memikirkan kejadian beberapa waktu lalu?” tanya Yesung hyung tepat sasaran. Aku membeku di tempat.

“Tepat sekali dugaanmu Joong Woon.” Leeteuk menimpali. “Hey anak muda! Kau itu masih punya masa depan yang panjang, lihatlah apa yang akan kau hadapi selanjutnya, jangan hanya terpaku pada masa lalu,” nasehat Leeteuk sok tua.

“Ya, dengarkan kata kakek-kakek itu Eunhyuk hyung. Itu nasehat yang baik,” sambar Kyuhyun seenaknya. Leeteuk langsung melotot ke arah evil magnae yang dengan santainya menyendok supnya tanpa tahu kalau kata-katanya menyinggung sang leader yang memang sudah tua itu. Bukannya tak tahu, ia memang pura-pura dan ia sebenarnya sekarang sedang menyunggingkan senyum iblisnya.

“Sudahlah hyung, benar yang dikatakan Teuk hyung. Kalau memang kemarin gagal, kan masih banyak yeoja lainnya. Tuhan kan sudah menentukan jodoh kita masing-masing,” Siwon mencoba netral dengan memberi masukan yang tentu saja religius.

Para member Super Junior hanya tahu kalau perjodohan Eunhyuk gagal karena ada masalah, mereka tidak tahu perihal kaburnya Eunhyuk, kecuali Yesung dan Leeteuk. Mereka bahkan tidak tahu kalau seorang Lee Hyukjae bukan patah hati karena itu tetapi karena masalah yeoja yang baru ia kenal, Park Eun Soo.

“Hyuk, makan makananmu. Sayang kalau didiamkan saja seperti itu,” perintah Shindong.

Bukannya meneruskan makan Eunhyuk malah berdiri dengan sorot mata tajam. “Aku harus menyelesaikan ini semua!” ujarnya sambil mengenggam pisau makannya dengan kuat. Ia bahkan tidak sadar kalau tangannya tergores dan mengeluarkan darah. Donghae langsung panik melihat tingkah laku Eunhyuk yang bisa dibilang sangat aneh sekali. Member yang lain pun sama terkejutnya. Kyuhyun yang cuek langsung berdiri mengambil sesuatu dari sakunya kemudian berjalan ke arah Eunhyuk.

Apa yang akan dilakukan oleh sang evil magnae? Lihat saja kelanjutannya nanti!!

~TO BE CONTINUED~

Iklan

19 responses »

  1. omo!! omo!! apa yang akan kau lakukan evil magnae??? *melotot
    pasti yeoja itu yang mw dijodohin sama eunhyuk!! *sok tau!!

    lanjut lanjut lanjut..
    huahahhaha 😀

  2. aduh bang ecung aku benar2 aneh ya tapi aku makin jatuh cinta #plaak
    omo hyukppa hati2 tanganmu,
    itu si magnae mau nolongin tangan hyukppa ya? ternyata dia bisa perhatian juga ya u,u

  3. Ping-balik: >>Lee Hyukjae Namja Babo Part 3<< « ririncrosslovesuju

  4. Ping-balik: >>Lee Hyukjae Namja Babo Part 4 – ENDING<< « ririncrosslovesuju

  5. Wah wah
    semakin seruuu
    mian admin buat bc FF part2 ini aja byk bgt gangguannya…hehe ampe beberapa kali hrs bolakbalik buka blog ini…
    Eunhyuk oppa lg GALAU y eonni haha
    galau + risau
    yah dia pasti merasakan semua itu ckckck…kasian oppa…
    Lanjut ya min

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s