>>Lee Hyukjae Namja Babo Part 3<<

Standar

Author : Ririn Cross

Main Cast : 

>> Lee Hyuk Jae (Eunhyuk Super Junior)

>> Park Eun Soo

>> All Member Super Junior

Disclaimer : Super Junior is mine! *dibantai ELF*                           

Warning : Romance gaje(?), humor 

CHAPTER  3


Link Part Sebelumnya :

>>Lee Hyukjae Namja Babo Part 1<<

>>Lee Hyukja Namja Babo Part 2<<

~XXX~

Kyuhyun yang cuek langsung berdiri mengambil sesuatu dari sakunya kemudian berjalan ke arah Eunhyuk.

Semua member menatap Kyuhyun. Apa yang akan dilakukannya?

~XXX~

Kyuhyun kini sudah berhadapan dengan Eunhyuk. Eunhyuk tidak tahu apa yang akan dilakukan si evil magnae itu. Apa ia akan menantangnya berkelahi? Atau main game?

“Taraaa!” Kyuhyun memamerkan sesuatu yang tadi ia dapat dari sakunya.

Semua member langsung melotot tak percaya. Tak terkecuali dengan Eunhyuk.

“Kyu…? Apa itu?” tanya Eunhyuk mendadak gagap.

“Ini plester luka hyung. Kalau kau terluka dan memakai ini maka kau akan sembuh,” ujar Kyuhyun. Ia membalut luka goresan pisau itu dengan plester luka yang sangat sangat lucu itu. Betapa tidak? Motif plesternya saja chibi Super Junior! Diam-diam Kyuhyun ternyata narsis juga ya. Sementara itu Eunhyuk hanya menurut dan menatap dengan pandangan tak percaya, ini sama halnya dengan member Super Junior yang lain. “Nah selesai~! Chu~!” Kyuhyun mencium luka yang telah diplester itu. Menurut kepercayaan katanya kalau luka dicium maka akan cepat sembuh. Mungkin karena itulah Kyuhyun melakukannya. Walau itu sebenarnya sangat mustahil!

Donghae langsung terbelalak dan tak percaya. Heechul bahkan sempat tersedak sendok makannya gara-gara melihat kejadian langka itu, untungnya ia segera ditolong Hankyung. Sisanya hanya melotot semakin tak percaya melihat kejadian barusan.

Sebelum Eunhyuk dapat berkata-kata lagi karena ia memang sudah kehilangan kata-kata karena perlakuan Kyuhyun yang tidak wajar, Kyuhyun sudah mendahuluinya bicara. “Kau bisa pergi sekarang hyung!” ujarnya sambil tersenyum. Bukan senyum iblis seperti biasanya, ini lebih seperti senyum pemberi semangat. Eunhyuk masih terpaku melihat perlakuan evil magnae yang tidak seperti biasanya. Anak ini ternyata bisa bersikap baik walau terlihat aneh juga. Eunhyuk langsung balas tersenyum dengan senyum lebarnya yang selama beberapa hari ini tidak tampak. “Gomawo Kyu!” Ia menepuk bahu sang magnae tanda persahabatan. Kyuhyun mengacungkan jempolnya memberi dukungan penuh.

“Hyungdeul, dan kalian semua yang ada disini doakan aku ya!” Eunhyuk pamit dan segera berlari keluar. Super Junior telah kembali dari keterkejutannya dan menatap punggung Eunhyuk yang mulai menjauh.

“Hwaiting!” Ryeowook menyemangati.

“Ganbatte Hyuk!” teriak Sungmin.

“Percayalah, Tuhan selalu menyertaimu,” balas Siwon sambil melambaikan tangannya.

“Kau sudah menjadi namja yang berani Hyukjae,” ujar Shindong sambil melihat kepergian dongsaengnya itu. “Perjalananmu memang masih panjang,” lanjutnya kemudian kembali sibuk dengan makanannya.

“Lee Hyukjae! Jangan mempermalukan aku sebagai hyungmu. Lakukan yang terbaik!” teriak Heenim sambil mengangkat jempolnya.

“Hyukjae-ya! Saranghae! Aku akan mendukungmu sampai kapanpun! Kita teman selamanya kan!” teriak Donghae.

Leeteuk dan Yesung saling tatap dan tersenyum. “Fighting!” teriak keduanya bersamaan kemudian memberikan semua jempol mereka untuk Lee Hyukjae.

Eunhyuk yang mendengar semua kata-kata itu langsung menjadi bersemangat. Kebanggaan dan keberaniannya muncul. Banyak yang mendukungnya walau mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi padanya. Ia berjanji akan melakukan yang terbaik.

Selepas Eunhyuk pergi…

“Hyung, apakah Eunhyuk libur?” tanya Donghae pada Leeteuk. Leeteuk mengunyah makanannya dengan santai sambil berpikir.

“Hya!!! Dia ada jadwal di Sukira hari ini!!” teriak Leeteuk yang sontak membuat para member memandang aneh ke arahnya.

“Nanti aku temani hyung!” ujar Yesung santai sambil menyelesaikan makannya dengan makanan terakhir yang sudah berpindah ke sendok dan siap masuk ke mulutnya.

“Jincha? Kau serius Jong Woon? Hyaa..kau benar-benar dongsaeng yang baik!” Leeteuk langsung berteriak kegirangan seperti anak kecil yang baru dikasih permen.

“Tapi ada syarat,” ujar Yesung sambil menyeringai. Glek. Leeteuk mendapat firasat buruk.

“Hyung harus memberikan jatah bicara lebih banyak untukku pada saat siaran nanti!” ujarnya semangat.

‘Sial, tidak usah ditanya kalau soal itu, Yesung kan kecerewetannya tidak tertandingi, ia pernah bicara nonstop dua jam di sebuah acara sehingga ujung-ujungnya sang produser malah mengcut 90% bagian Yesung. Ia tidak ingat peristiwa itu apa?’ batin Leeteuk dongkol. Apakah leader kali ini mengambil keputusan yang benar?

~XXX~

“Ini rumahnya ya?” ujar Eunhyuk sambil melihat lagi alamat yang diberikan eommanya. Ia berniat menyelesaikan langsung masalah ini dulu agar lebih tenang baru kemudian mencari Park Eun Soo.

Eunhyuk kini telah berdiri di sebuah rumah sederhana, tetapi mempunyai halaman cukup luas, taman bunga yang indah dengan kolam ikan dan air mancur di tengah-tengahnya. Ada apotik hidup yang berisi tumbuhan obat-obatan tradisional di samping kanan rumah itu. Sungguh sangat menakjubkan.

“Anneyong~!” Eunhyuk mencoba memberi salam. Gerbang itu tidak ada belnya dan saat itu sedang digembok.

“Anneyong…apakah ada orang di dalam??” tanya Eunhyuk lagi. Ia berteriak semakin lama semakin keras dan berisik. Ia melakukannya sambil menghantam-hantamkan gembok itu pelan pada gerbang besinya.

Kemudian Eunhyuk melihat ada pergerakan dari dalam. Pintu di putar kemudian terbuka. Lalu muncullah seorang yeoja dari dalam rumah itu dengan langkah gontai, ia terlihat tidak bersemangat.

Eunhyuk langsung terpaku di tempat saat itu juga. Dia..yeoja itu? Ternyata.

“Park Eun Soo?” Sontak Eun Soo yang tadi tidak memperhatikannya dan hampir mendekat padanya langsung menatap ke arah Eunhyuk dengan pandangan mata tak percaya. Mereka terdiam sesaat.

“Eun Soo-sshi.. jadi kau? Apakah kau yeoja yang dijodohkan denganku??” Entah darimana hipotesis itu muncul tetapi Eunhyuk yakin akan apa yang ia katakan.

Eum Soo masih diam di tempat.

“Eun Soo-sshi, jawab aku! Jebal!” pinta Eunhyuk. Ia benar-benar tidak menyangka akan pertemuannya ini.

“Kalau iya kenapa?” jawab Eun Soo ketus dan dingin.

Seketika seluruh tubuh Eunhyuk luluh lantak. Ia tidak mengira kalau yeoja yang ia sukai ternyata memang yang akan dijodohkan oleh eommanya padanya. Ternyata pilihan seorang ibu memang tidak salah. Ibunya pasti sudah mempertimbangkan baik buruknya calon pasangannya nanti. Eunhyuk kau memang bodoh.

Lelaki itu memang pembohong.”

…Kenapa dunia ini tidak pernah adil?…”

Semua kata-katanya waktu itu memang ditujukan untuknya. Untuk Lee Hyukjae yang dengan teganya membatalkan pertemuan itu. Jadi, Eun Soo waktu itu menjadi seperti itu karena dirinya? Pantas saja pandangannya langsung berubah lagi saat mendengar namanya disebut. Lee Hyuk Jae. Mungkin nama itu telah ada dalam blacklist dari seorang gadis bernama Park Eun Soo.

“Mi..mianhae.. maafkan aku soal kejadian waktu itu.” Eunhyuk minta maaf dengan sangat tulus. Eun Soo hanya mengangkat sedikit alisnya.

“Sudah selesai?” tanyanya singkat.

“Kau memaafkanku?” tanya Eunhyuk penuh harap.

“Ya,” jawabnya singkat. “Pulanglah.” Eun Soo kemudian berbalik hendak masuk ke dalam rumahnya.

Eunhyuk! Sekarang, ini kesempatanmu! Jangan sia-siakan kepercayaan dari para hyung dan dongsaengmu! Kau juga harus menuntut jawaban atas perasaanmu sendiri dan bertanggung jawab atas itu!

Tanpa banyak berkata-kata Eunhyuk langsung memanjat gerbang yang tinggi itu. Ia tidak peduli dengan apa yang terjadi, ia hanya ingin memperjelas semuanya! *Bakat alami seorang Lee Hyukjae muncul lagi di scene ini. Memanjat!!*

BRUKKK

“Aduh….” Eunhyuk meringis kesakitan.

Eun Soo yang mendengar suara ribut itu langsung memutar tubuhnya kea rah gerbang. Matanya terbelalak melihat Lee Hyukhjae telah berhasil memasuki gerbang itu dengan… Memanjat!!

“Ya! Apa yang kau lakukan!??” Ia hendak mengomel lebih banyak tetapi dilihatnya beberapa baju Eunhyuk robek karena tersangkut ujung gerbang yang tajam, dan lebih parahnya lagi tangan kirinya tergores cukup dalam sehingga darah keluar dari sana.

“Lee Hyukjae! Kau berdarah!” Eun Soo tampak sangat panik. Mukanya langsung pucat. Ia segera berlari masuk rumah. Eunhyuk melihat kepergian gadis itu. Rasa sakitnya semakin bercampur dengan segala rasa yang ada di dadanya, benci pada diri sendiri, kecewa, lemah, takut, dan perasaan bersalah. Apakah Eun Soo akan kembali dan melihatnya? Itulah yang dipikirkan Lee Hyukjae sekarang. Entah kenapa pandangannya mulai kabur.

~TO BE CONTINUED~

hehehe.. bagaimana dengan chapter 3? please coment!!! yang paling banyak koment dpet ciumannya dari bias masing2 deh!! *evil smirk*

Tolong apresiasi ya~ Jangan jadi silent reader ^^ Gomawo~ *bow bareng kyu*

15 responses »

  1. kok makin pendek ya eon? *ditabok

    next ditunggu eon 😉

    eon, aku jatuh cinta pada blog mu ini 😀
    cerita yesung cepat dilanjut ya eon 🙂

  2. Ping-balik: >>Lee Hyukjae Namja Babo Part 4 – ENDING<< « ririncrosslovesuju

  3. Nah lo??
    Jgn jgn eunhyuk pingsan!
    Seru eonni tp ceritanya lbh pendek dr part2 sebelumnya
    tp scr keseluruhan okeh bgt deh
    lanjut

  4. wah, cerita ini bahasanya bagus tapi mau kasih saran.
    Akan lebih enak dibanyakin kalimat langsungnya, aku yakin makin disuka deh… hmm *kepedean
    Menurutku banyak sekali kalimat yang panjang. Bacanya seperti nahan nafas, lama titiknya.
    Coba diperpendek kalimat2nya, atau potong dan jadikan beberapa kalimat.

    contoh nih :
    Kyuhyun yang cuek langsung berdiri mengambil sesuatu dari sakunya kemudian berjalan ke arah Eunhyuk.

    jadinya:
    Kyuhyun yang cuek langsung berdiri, ambil sesuatu dari sakunya. Kyu menuju Eunhyuk.

    atau:
    Kyu si cuek sontak berdiri, rogoh saku, lalu berjalan ke Eunhyuk.

    Okelah segitu apresiasi , komennya panjang yah.
    Mian, sekali baca ff ini cepet bosan, somehow. Mungkin karena sifat Hyuk sedikit beda di sini.
    Tapi aku salut kamu pake bahasa baku yang baik.
    Syukur kalau saran ini dipertimbangkan jadi referensi.

    Fighting menulis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s