>>Leeteuk’s Girlfriend Part 2 : Help Me Please?<<

Standar

Genre : Romance(?), humor gaje

Cast       :             

>>Park Jung Soo

>>Jung Chae Ri

>>Park Ri Rin (Leeteuk’s Sister)

>>Cho Kyuhyun

>>Super Junior oppadeul

Disclaimer : Super junior is their own.. but this story is mine!!! 😀

Author : Ririn Cross / ~rin_kyu~  (@RirinCross)

Link sebelumnya :

>>Leeteuk’s Girlfriend Part 1<<

CERITA SEBELUMNYA :

Chae Ri bingung apakah dia harus menerima tawaran Leeteuk dan bujukan dari member Super Junior atau tidak.. tapi pada akhirnya dia dapat mengambil keputusan itu walau beresiko..

STORY BEGIN!

~XXX~

“Ne, tapi Chae Ri-sshi, kau harus memikirkan matang-matang dulu kalau mau mengambil keputusan. Jangan sampai menyesal,” timpal Sungmin sambil tersenyum. Chae Ri mengangguk mendengar perkataan keduanya. Dia masih bingung. Tadi kesalahannya juga kenapa mengangkat ponsel itu, jadi dia yang harus bertanggung jawab sekarang ini. Chae Ri menghela nafas pelan kemudian ia menjawab, “Baiklah.”

Leeteuk langsung memeluk Chae Ri  karena saking senangnya. “Ghamsahamnida!” Yeoja itu blushing mendapat perlakuan seperti itu.

~XXX~

 

“Kau sudah siap?” tanya Leeteuk. Chae Ri mengangguk. Ia kemudian masuk ke dalam mobil yang dikendarai Leeteuk. Leeteuk kini sedang dalam penyamaran dan hendak mengantar Chae Ri membeli gaun untuk besok. Besok adalah pertemuan yang dijanjikan dengan eommanya. Leeteuk hanya berjanji akan mengenalkan yeojachingunya, bukan tunangannya jadi ia masih bisa bernapas lega.

Selama perjalanan mereka terdiam. Leeteuk yang tak biasa diam kemudian berusaha mencari topik pembicaraan. “Ehm, kau tidak terpaksa kan?” tanyanya.

Chae Ri menatap Leeteuk sejenak. “Menurutmu?”

“Ah… Mollayo, hanya kau yang tahu. Tapi sepertinya iya.” Leeteuk tampak merasa bersalah.

“Aniyo, aku senang bisa membantumu Jung Soo-sshi,” jawab yeoja itu kemudian tersenyum.

Leeteuk terpana sesaat. Senyum yeoja itu membuat jantungnya tiba-tiba berdetak lebih cepat.

“Kau kenapa?” Chae Ri tampak khawatir.

“Ani. Ne, gwaenchayo,” jawab Leeteuk salah tingkah. Kemudian ia segera sadar harus memacu mobilnya. Tetapi sebelum itu dia sempat berkata, “Mulai sekarang panggil saja aku oppa. Leeteuk oppa.”

~XXX~

 

Setelah mencari gaun, Chae Ri langsung dibawa Leeteuk ke dorm Super Junior. Chae Ri harus di training agar tahu seluk beluk seorang Leeteuk dan bagaimana dia harus bersikap saat bertemu dengan eomma Leeteuk nanti. Chae Ri juga akan di training untuk menghindar dari kejaran ELF dan wartawan apabila nanti terpergok sedang bersama Leeteuk. Sebenarnya Chae Ri sama sekali tidak tahu perihal Leeteuk sebagai leader boyband ternama yaitu Super Junior. Ia hanya tahu nama boyband itu dan beberapa lagu hitsnya seperti Sorry Sorry yang memang populer, tetapi Chae Ri tidak tahu membernya seperti apa. Yeoja itu juga hanya tertarik dengan buku bacaan saja.

“Jadi kita mulai sekarang?” Yesung segera menggunakan kacamata bacanya kemudian membawa sebuah buku besar.

“Oppa, buku apa itu?” tanya Ririn penasaran.

“Taraa! Ini Riwayat Leeteuk hyung. Kau bisa membaca ada tulisan Leader boyband terbesar di dunia Super Junior, Angel Without Wings kan?” ujar Yesung sambil memperlihatkan sampul buku itu.

“Darimana oppa dapat buku itu? Dan sejak kapan?” Ririn sweatdrop.

“Dari toko sebelah. Sepertinya baru terbit kemarin. Ada bukuku juga lho~. Yesung Art of Voice from Super Junior!” Yesung kemudian mengeluarkan sebuah buku yang tak kalah tebalnya dari buku riwayat Leeteuk. Ririn semakin sweatdrop. “Ah ini ada lagi. Riwayat Cho Kyuhyun, Evil Magnae from Super Junior, kau pasti akan senang,” goda Yesung kemudian menyerahkan sebuah buku yang tak kalah tebalnya dari kedua buku sebelumnya pada Ririn. Ririn langsung melempar Yesung dengan buku itu sambil menggerutu, ‘Siapa sih orang kurang kerjaan yang mengarang buku itu?’ ==

“Chae Ri, jangan dengarkan mereka. Lebih baik kita mulai dari apa kebiasaan Teuki hyung ya?” ujar Ryeowook.

“Baik.” Chae Ri masih belum terbiasa dengan kekonyolan yang terjadi di dalam dorm ini. Tetapi ia senang karena sepertinya ia diterima disini.

“Pertama, hyung itu pelit. Kerjanya ngirit terus, bahkan hyung pernah ngutang di pom bensin karena dia lupa bawa uang,” ujar Ryeowook.

Bantal sofa kini yang mendarat di wajah Ryeowook. “Jangan buka aibku! Selain itu aku nggak ngutang kok. Cuma minta keringanan sama petugasnya!” omel Leeteuk.

“Semua orang juga sudah tahu kok hyung,” respon Kyuhyun cuek. Leeteuk cemberut. Kemudian training dilanjutkan dengan segala kekonyolan yang ada.

~XXX~

 

Chae Ri berjalan ke beranda kemudian memandang langit yang tampak gelap. Mendung, mungkin sebentar lagi akan turun hujan deras atau malah ada badai. Tetapi itu tak berpengaruh baginya, hari ini menyenangkan walau cukup melelahkan. Ia masih berada di dorm Super Junior.

Pikirannya kembali pada kejadian malam itu. Ia berjalan sendirian karena ia sedang merenungkan apa yang ia lakukan. Hari itu tepat hari peringatan tiga tahun meninggalnya sang kakak. Chae Ri ingin menenangkan diri. Ia masih sering teringat dengan sosok kakaknya itu.

Jung  Yun Ho. Kakak lelakinya itu sangat menyayangi Chae Ri dan Chae Ri cukup manja dengannya. Ia sebenarnya anak yang ceria dan sangat aktif, tetapi setelah kematian kakaknya Chae Ri tiba-tiba menjadi pendiam dan lebih menutup diri.

Saat menemukan ID-card dan ponsel itu ia masih tidak tahu apa yang harus dilakukan. Karena itu tanpa sengaja ia menjawab panggilan eomma Leeteuk yang mengantarnya pada sebuah pengalaman yang tidak terduga. Saat itu Chae Ri cukup bingung dan tak tahu harus bagaimana, apalagi ponsel Leeteuk terus menerus berdering. Ia sudah jera untuk menjawab dan berpikir mengembalikan pada sang pemilik. Berkat ID-card itu Chae Ri berhasil mengetahui tempat tinggal Leeteuk. Ia terkejut karena ternyata dorm ini bertempat di komplek apartemen milik ayahnya. Karena itu dia bisa dengan leluasa masuk dan mencari letak dorm yang Leeteuk tinggali.

Sebenarnya ada satu hal yang membuat Chae Ri sangat terkejut. Park Jung Soo itu hampir mirip dengan kakak lelakinya. Sangat mirip bahkan, bedanya Park Jung Soo itu seorang seleb yang terkenal sedangkan kakaknya seorang mahasiswa teladan.

Hufh. Chae Ri menghela napas pelan. Sejak bertemu Park Jung Soo ia merasa berbeda. Meski Park Jung Soo mempunyai paras yang mirip dengan kakaknya, entah mengapa Chae Ri merasa ada perasaan lain yang tumbuh di hatinya. Dia benar-benar rindu sang kakak. Mungkinkah begitu? Atau ada alasan lain? Entahlah.

“Sedang apa?” Tiba-tiba orang yang sedang dipikirkan Chae Ri langsung bersandar di sisi lain beranda. Ia tersenyum ke arah Chae Ri menampakkan dimplenya. Dimple itu berbeda, kakaknya tak punya dimple itu. Park Jung Soo kan memang bukan kakaknya!

“Sedang melihat-lihat saja,” jawab Chae Ri.

“Uhm begitu,” balas Leeteuk. Kemudian keduanya larut dalam keheningan. Entah kenapa tiba-tiba kemampuan bicara Leeteuk lenyap begitu saja. Lama mereka terdiam akhirnya Leeteuk mengawali pembicaraan lagi.

“Kau, kenapa waktu itu bisa menemukan kartu ID dan ponselku?” tanya Leeteuk tidak penting.

“Aku hanya sedang lewat dan kebetulan menemukannya,” jawab Chae Ri.

“Malam-malam. Sendirian?” Leeteuk tampak terkejut.

Chae Ri mengangguk. “Kenapa memangnya…”

“Leeteuk oppa, oke?” sela Leeteuk yang memang tahu maksud Chae Ri.

“Ah iya.. memangnya kenapa Leeteuk oppa? Aku memang sering jalan sendirian,” jelasnya.

“Kau tidak takut?”

“Kenapa mesti takut. Tak ada yang perlu ditakutkan, sekalipun itu kematian,” jawab Chae Ri sambil tersenyum.

Gadis ini membuat Leeteuk tercengang lagi. Dia sungguh misterius.

“Ya, kau benar,” jawab Leeteuk kini menerawang. Chae Ri melihat apa yang dilakukan Leeteuk. Apa maksudnya?

“Ehem… Hayo kalian sedang apa ini?” Tiba-tiba Donghae datang mengejutkan Leeteuk dan Chae Ri yang entah mengapa jadi salah tingkah karena kehadiran ikan itu.

“Hyung-ah, kalau mau pacaran nanti saja. Kita makan malam dulu, oke?” Goda Donghae sambil terkikik.

“Ya! Lee Donghae! Apa yang kau katakan?” Leeteuk langsung mengejar Donghae.

Chae Ri tersenyum kemudian berucap. “Yun Oppa, jangan khawatirkan aku. Aku disini baik-baik saja. Hwating!” Chae Ri kemudian tersenyum lepas. Sudah lama ia tidak sesenang seperti ini. Ia berjanji akan kembali menjadi Chae Ri yang seperti dulu. Fighting!

~XXX~

 

Seusai makan malam…

“Bagaimana ini? Apakah kita masih mau melanjutkan training untuk Chae Ri?” tanya Yesung.

“Kelihatannya sudah cukup. Chae Ri-ah mudah belajar kok,” ujar Ryeowook yang tadi memang sangat bersemangat mengajari Chae Ri.

“Lebih baik dia harus segera istirahat untuk persiapan besok,” saran Shindong. Semuanya mengangguk.

“Kalau begitu aku pamit pulang ya oppadeul,” ujar Chae Ri.

“Tunggu. Aku juga ikut,” ujar Ririn.

“Rin-ah, kau mau pulang juga?” tanya Siwon.

“Ne oppa, aku tidak mungkin di sini terus. Tadi sudah bolos, masak besok juga? Ada kuliah pagi soalnya,” jelas Ririn kemudian segera meraih blazer krem kesayangannya dan tas selempang miliknya. Siwon mengangguk-angguk walau sedikit khawatir.

“Biar oppa antar bagaimana?” tanya Leeteuk. “Chae Ri kau juga ikut.”

“Ah iya, sebaiknya memang Chae Ri diantar saja,” ujar Ririn. “Kau pulang sama Soo oppa saja yah.”

“Lalu kau Rin-ah?” tanya Chae Ri.

“Aku bisa pulang sendiri kok,” jawabnya sambil nyengir.

“Ya! Jangan begitu! Baiklah, aku pulang sama kamu aja. Mianhamnida Leeteuk oppa, aku pulang sama Ririn saja ya!” tegas Chae Ri.

Perkataannya barusan membuat semua yang ada di sana melongo. Mereka kira Chae Ri anak yang pendiam dan kalem, ternyata bisa tegas juga.

“Kajja!” Chae Ri langsung menggandeng Ririn yang masih melongo itu.

Selepas keduanya pergi Super Junior yang masih terdiam melongo langsung ribut.

“Kalian biarkan dua gadis itu pulang malam-malam begini!?” bentak Heechul. Mereka masih diam. Sehabis ini mereka masih ada jadwal masing-masing jadi tak ada pilihan lain.

“Hyung, di luar hujan,” ujar Ryeowook sambil menatap khawatir kepada hyungnya dan si magnae. “Dan sebentar lagi mungkin  badai,” tandasnya.

~XXX~

 

“Ri-ah, kau tadi sungguh keren~” puji Ririn tiba-tiba.

“Eh?” Chae Ri langsung menatap gadis itu.

“Kau tampak berbeda,” lanjut Ririn.

“Aku memang aslinya seperti itu kok,” jawab Chae Ri sambil tersenyum.

“Benarkah? Tak kusangka.” Ririn tampak terkejut.

“Ne. Kita teman kan?”

“Ya! Kita teman!” balas Ririn dengan semangat.

Keduanya kemudian sampai di lobi apartemen kemudian berjalan keluar.

“Hujan?”

“Ne, kau bawa payung?” tanya Chae Ri. Ririn menggeleng.

“Apakah kita akan menerobosnya?” tambahnya.

“Sepertinya iya, bis terakhir sebentar lagi akan lewat,” jawab Ririn.

“Baiklah.” Keduanya kemudian berlari menerobos hujan menuju halte terdekat.

“Aaa… Dingin sekali…” ujar Ririn sambil menggigil, dia memang tidak tahan karena tubuhnya lemah. Mereka sudah basah kuyup.

“Rin-ah, kau tak apa-apa kan?” tanya Chae Ri. Ririn mengangguk walau sebenarnya tidak. Mereka kemudian menunggu disana dengan diiringi derasnya hujan yang menyambar-nyambar.

“Sepertinya akan ada badai.” Chae Ri tampak memucat.

Tiba-tiba sebuah kilat menyambar. Chae Ri benar-benar pucat pasi. Ririn yang melihatnya jadi khawatir. “Ri-ah, kau kenapa? Badanmu panas!” Ririn panik.

Chae Ri langsung mengginggil, entah kedinginan atau ketakutan tapi ia langsung jatuh merosot. Ririn semakin panik karena tak ada jawaban dari Chae Ri.

“Ririn!!” Ririn yang bingung langsung melihat ke asal suara dengan wajah linglung. Kemudian turunlah dua orang pemuda dari mobil porce hitam itu.

“Kalian baik-baik saja kan?” tanya orang itu yang tak lain adalah Leeteuk. Ririn tak menjawab dan masih menatap linglung.

“Hyung! Sebaiknya cepat! Badai sebentar lagi!” ujar namja satunya yang tak lain adalah Kyuhyun.

“Oppa, Chae Ri, oppa. Dia diam saja daritadi.” Ririn tiba-tiba bicara sambil melihat ke arah Chae Ri yang tampak gemetar.

Leeteuk bergerak cepat memapah Chae Ri ke dalam mobil. Di sana tersisa Kyuhyun dan Ririn. “Ayo pulang,” ajak Kyuhyun sambil mengulurkan tangannya. Ririn menatapnya sesaat tetapi tak beranjak. Kyuhyun masih mengulurkan tangannya, ia menunggu. Akhirnya Ririn menerima uluran tangan itu dan ikut bersama Kyuhyun berjalan menuju mobil.

Kyuhyun segera mengenakan sabuk pengaman. Ririn duduk di sampingnya, sedangkan Leeteuk di belakang bersama Chae Ri.

“Oppa, bagaimana Ri-ah?” tanya Ririn.

“Dia kelihatannya demam,” jawab Leeteuk.

“Yun oppa… oppa…”

“Dan dia menggigau,” tambah Leeteuk sambil menatap khawatir Chae Ri. Ririn semakin cemas tetapi kemudian perhatiannya teralih karena sentilan lembut di kepalanya.

“Tidak usah khawatir. Dia pasti akan baik-baik saja, “ ujar Kyuhyun.

~TO BE CONTINUED~

oke.. ini part duanya walau lama mian… udah jadi dari dulu sebenarnya.. hanya saja author lupa ngepost terus 😄 *ditimpuk readers n Yuni*

Please RnR chingu… coment are love, if u love me, like this and please respect… 😀

jadilah reader yang baik..

Yang udah baca wajib coment n like..kekeke *plak

~rin_kyu~

 

Iklan

19 responses »

  1. aku mw protes!!!! *plak
    kenapa ga kasih tw klo yg kedua da rilis??? akukan dah jarang maen di Wp klo ga ada perlu =.= *plak
    Yunho spa?? DBSK??? o.O *ditabok*
    akhhhh~~~ yeppaku kocak!! buku’a itu lho~ bisa aku minta satu oppa? *dibantai*

    • baru aja di post jga =___= kau datang tepat wktu shin aegy~ fufufufu
      iyaa kau jarang O.o skrg mgkn aku akan sering2 😄
      wkwkwk~~ yunho dbsk mantanku~ *dilempar telor ceplok
      yeppa gj mah =_= tapi klo ada ku juga mauuuuuu 😄

      • benarkah??? tadi aku lihat dari email sih =.=
        habis pagi aku ngecek blog masih sepi, cuma post FF aja =.=
        entahlah, kurasa disini juga sudah tidak menarik *plak*
        tapi klo ngecek sih pasti setiap hari~
        hahhaah 😄
        yunhooo~ aku suka dia jadi cha bonggun??? o.O
        gj apa??? =.=’a
        yeppa suamiku ~ *dijitak

      • oalahh 😄 pantas saja kau langsung muncul disini~~ ya ya =___=
        tapi blog asyik kok 😛
        knpa ga ke twitter juga??=_=
        gubrak* dia mmg keren disana… =.= yunpaku~~~ *dijitak
        gaje =____= yeppa gaje *ditabok*

      • hahahhah 😄
        aku pikir ini tuh dah post kemaren karena pas pagi aku liat masih blm ada FF menarik yang bisa aku baca..
        mka’a aku koment gitu =.=
        gtw’a baru toh =.=
        tadi mampir ketwet.. biz tuh pergi lagi.. blm biasa.. disana =.=
        hahahha 😄 aku suka tampang bodohnya *dijitak*
        tapi yeppa istimewa~ *eaaaa

      • jiaah dirimu =___= itu tadi… aku nyampe langsung buka laptop dan post itu ff~ mau kupost kmrn g bsa… modemku yg baru sinyal ga ada di tempatku.. aku kan nebeng modem adikku wktu dirmah.sayang dia malah udah pulang ke solo T_T
        hueee ternyata aegy mampir ke twitter 😄 *tebar confetti bareng ramyun*
        akakaka… aku suka klo dia pake topi 😄 pkoknya oppadeul klo pake topi dijamin keren!!!
        iya iyaaaa istimewa~~ hoho 😛

      • owalaaahhhhh ~ begitu toh =.=
        dikampung signal memang susah *plak*
        dia pulang lebih dulu?? o.O
        aku mampir juga ga ngapa2in =.=
        cuma liat bener2 liat doang =.=
        memang yunho pke topi?? o.O

  2. gak ngerti mau ngomong apa….. gilaaaaaaaaaaaaa bagus tingkat tinggi
    nanti bagian siwon banyakin yaaaaa…………….walau umurku baru 13 tahun hehehehe

  3. Ping-balik: >>Leeteuk’s Girlfriend Part 3 : Memories<< « ★Rin-Kyu★

  4. Ping-balik: >>Leeteuk’s Girlfriend Part 4 (FINAL PART!!!!) : Leeteuk’s Feeling<< « ★Rin-Kyu★

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s