>>Leeteuk’s Girlfriend Part 3 : Memories<<

Standar

Genre : Romance(?), humor gaje

Cast       :             

>>Park Jung Soo

>>Jung Chae Ri

>>Park Ri Rin (Leeteuk’s Sister)

>>Cho Kyuhyun

>>Super Junior oppadeul

Disclaimer : Super junior is their own.. but this story is mine!!! :D

Author : Ririn Cross / ~rin_kyu~  (@RirinCross)

Link sebelumnya :

>>Leeteuk’s Girlfriend Part 1<<

>>Leeteuk’s Girlfriend Part 2<<

~STORY BEGIN~

“Bagaimana keadaannya hyung?” tanya Kyuhyun.

“Panas,” jawab Leeteuk cemas. Ia masih sibuk mengompres Chae Ri. “Ririn bagaimana?” tanyanya tanpa melihat Kyuhyun.

“Sudah tidur,” jawab Kyuhyun kemudian duduk di dekat pintu.

Pintu tiba-tiba dibuka dan masuklah Ryeowook membawa sebuah nampan.

“Hyung, ini sup ginsengnya. Aku juga membuat teh panas.”

“Gomawo Wookie-ya. Taruh saja disitu.” Leeteuk masih tak melihat Ryeowook dan sibuk dengan kegiatannya, mengompres.

Kemudian namja kecil itu keluar diiringi Kyuhyun. Hanya tinggal Leeteuk dan Chae Ri di dalam kamar itu.

“Yunpa… Yun oppa..” Chae Ri masih saja menggigau. Leeteuk yang cukup cemas langsung menggenggam erat tangan yeoja itu.

“Tenang oppa ada di sini,” ujar Leeteuk.

Ajaib. Setelah Leeteuk melakukan itu maka Chae Ri diam dan wajahnya kelihatan tenang. Leeteuk tersenyum. Leeteuk tak tahu Yun oppa itu siapa tetapi ia melakukannya untuk menenangkan yeoja itu. Mungkin Yun oppa orang yang sangat penting bagi Chae Ri.

Leeteuk baru tersadar kalau tempat ini adalah kamar Kangin. Orang yang selama ini membuatnya tenang. Leeteuk menyapukan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan itu. Masih sama seperti dulu. Ini masih tetap kamar seorang Kim Young Woon. Leeteuk juga tiba-tiba teringat dengan pria China yang selalu tersenyum dengan begitu polos padanya. Hangeng. Serta adik kecil mereka yang pendiam itu tetapi cukup manis dan penurut, Kibum. Kapan mereka akan pulang? Kembali ke Super Junior? Pikir Leeteuk.

“Aku juga sebentar lagi akan pergi,” ujar Leeteuk sambil tersenyum getir. Tiba-tiba genggaman di tangannya menguat. Leeteuk menatap yeoja itu. Chae Ri terbangun.

“Chae Ri-ya? Kau sudah bangun?” Leeteuk terbelalak. Chae Ri tak menjawab ia menatap Leeteuk sejenak kemudian berusaha bangun.

“Jangan bangun dulu. Kau demam tahu!” bentak Leeteuk. Chae Ri menggeleng dan tetap bangun.

“Oppa….” Chae Ri menatap Leeteuk sejenak kemudian memeluknya. Leeteuk langsung kaku di tempat.

“Oppa aku merindukanmu… Jangan pergi. Tetaplah disini..” rengeknya seperti anak-anak. Leeteuk diam tak bisa berkata-kata.

“Tadi saat ada petir itu, aku takut oppa akan pergi meninggalkanku lagi. Petir itu yang membuatku terpisah dengan oppa. Tapi sekarang ternyata oppa masih ada di sini, aku senang.” Yeoja itu mulai menangis. Leeteuk benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa sekarang!

Kakak lelaki Chae Ri meninggal akibat kecelakaan saat hujan deras. Waktu itu terjadi badai, petir juga menyambar-nyambar hingga membuat suasana semakin suram. Yunho baru saja menjemput Chae Ri yang ada kegiatan sore di sekolah. Chae Ri masih kelas dua SMA waktu itu. Mereka kecelakaan karena mobil tergelincir memasuki jurang. Yunho meninggal karena melindungi Chae Ri. Chae Ri dapat diselamatkan walau beberapa hari dia sempat koma. Ketika mendapati kakaknya meninggal, Chae Ri terlihat sangat frustasi dan ia trauma pada badai serta suara petir. Makanya ia jadi seperti itu dan saat ini dia sepertinya sedang berhalusinasi dan menganggap Leeteuk sebagai penjelmaan kakaknya.

“Aku tidak akan meninggalkanmu…” ujar Leeteuk menenangkan. Meski Leeteuk tidak tahu apa yang terjadi, tetapi setelah melihat Chae Ri seperti ini ia memutuskan akan melindungi yeoja dihadapannya ini dengan sepenuh hati.

~XXX~

 

“Apa yang kalian lakukan disitu?” selidik Kyuhyun sambil masih memfokuskan pandangan pada PSPnya. Jari-jarinya yang panjang itu menari-nari lincah di keypad benda putih yang sudah menjadi belahan jiwanya itu. ==

“Gwaenchana. Hanya saja pemandangan seperti ini jarang sekali ada. Lihatlah, Leeteuk hyung sedang berpelukan dengan Chae Ri-ya!” ujar Eunhyuk.

“Iya, mereka kelihatan dekat sekali. Aku curiga kalau gadis itu memang yeojachingunya Teuk hyung!” balas Donghae.

“Yah, aku juga sedikit setuju dengan Donghae hyung,” jawab Ryeowook tanpa mempedulikan apa yang EunHae itu lakukan, Ryeowook kemudian malah asyik membolak-balik halaman buku resepnya. “Besok enaknya masak apa ya? Menurut hyung apa?” tanya Ryeowook pada Sungmin yang sedang memainkan teddy bear pink pemberian ELF di sampingnya.

“Chicken katsu saja Wookie-ya. Hyung sudah lama tak makan itu,” jawab Sungmin.

“Baiklah hyung. Nanti aku akan memadu-madankan Chicken Katsu dengan saus tiram(?),” jawab Ryeowook senang.

“Bagaimana bisa kalian mengintip tanpa aku!” Heechul tiba-tiba ikut bergabung di tengah-tengah EunHae.

“Hyung-ah, harusnya aku yang disitu. EunSiHae bukan EunChulHae!” Siwon tampak kesal.

“Sini, makanya ikut! Biar jadi EunSiChulHae!” ajak Heechul. Siwon pun ikut-ikutan kurang kerjaaan seperti ketiga hyungnya.

“Ckckck… Jadwal di cancel kenapa kalian jadi menggila?!” ujar Yesung sambil berkacak pinggang menatap para dongsaeng dan hyungnya itu.

“Biarkan saja hyung. Suka-suka mereka sajalah, yang penting kita tidak ikut-ikutan,” ujar Shindong cuek sambil memakan kripik kentangnya.

“Dongie-ya! Kalau mereka dibiarkan terus begitu nanti makin nglunjak!” Ya elah, Yesung sudah seperti emak-emak yang kurang asupan gizi(?)

“Iya hyungku tersayang. Aku mengerti! Tapi apakah hyung tidak tahu kalau si Kkoming baru saja merusak sofa?” ujar Shindong sambil menunjuk-nunjuk sofa di depannya. Yesung langsung melotot.

“Ya! Kkoming! Kenapa kau merusak sofa ini. Appa sudah bilang jangan nakal. Ya ampun kecil-kecil sudah bandel seperti ini. Lain kali kalau kau nakal lagi akan appa kasih hukuman lho!” omel Yesung pada anak kesayangannya(?) yang masih seekor puppy itu.

“Hyung, sepertinya kita butuh psikiater untuk memeriksa orang-orang disini,” ujar Ryeowook pada Sungmin setelah melihat adegan EunSiChulHae dan Yesung barusan. Sungmin mengangguk. “Tapi aku nggak ikut-ikutan Wookie-ya! Aku masih normal!” elak Sungmin kemudian memainkan boneka teddy bear pinknya. “Aigooo! Lucu sekali kau nak! Eomma nanti akan membelikanmu baju yang lebih bagus!” ujar Sungmin sambil mengelus-elus bonekanya itu.

“Appa, eomma, kenapa kau lahirkan anakmu untuk berada di sekitar orang-orang seperti ini?” ratap Ryeowook dalam hati. Ia langsung berjalan ke dapur untuk bereksperimen mengobati jiwanya yang sedang dalam keadaan frustasi.

“Kasihan sekali kau Ryeowook-ah, ckckck.. kenapa mau-maunya jadi tukang masak dan bergulat di dapur seperti itu?” komentar Kyuhyun setelah kepergian Ryeowook. Namja evil itu kemudian segera melanjutkan permainan Resident Devilnya, ia sedang bosan dengan Starcraft.

~XXX~

Esoknya…

Chae Ri terbangun dari tidurnya. Ia mendapati Leeteuk masih menggenggam tangannya lembut. Yeoja itu mencoba melepaskannya tetapi justru itu membuat Leeteuk terbangun.

“Kau sudah bangun?” tanya Leeteuk sambil tersenyum. Kemudian leader itu mengucek matanya sejenak memfokuskan penglihatan dan menguap sebentar, ia kelihatan letih tapi masih saja melemparkan senyum pada Chae Ri. “Bagaimana keadaanmu?” tanya Leeteuk pada Chae Ri kemudian.

“Aku baik-baik saja,” jawab Chae Ri jujur. Entah kenapa dia memang merasa kalau dia sudah benar-benar sehat kali ini. Leeteuk lagi-lagi tersenyum kemudian namja itu menempelkan punggung tangannya di kening Chae Ri. “Syukurlah, panasmu sudah turun,” lanjutnya tersenyum lagi. Aigo, kali ini Chae Ri tidak bisa berkata apa-apa karena ia dan Leeteuk dalam posisi yang sangat dekat.

“Baiklah, kau istirahatlah lagi.” Leeteuk kemudian beranjak.

“O..oppa mau kemana?” tanya Chae Ri tak rela. Ups, gadis itu langsung membekap mulutnya. Memalukan.

“Mau mandi. Kenapa? Mau ikut?” goda Leeteuk.

Wajah Chae Ri memanas dan saat itu refleks ia melemparkan bantal pada Leeteuk yang sudah melarikan diri duluan. Pintu kembali terbuka, masuklah Sungmin membawakan semangkuk sup bayam dan secangkir teh hangat. Di belakangnya ada Ryeowook yang membawa beberapa tablet obat.

“Chae Ri-ya, bagaimana keadaanmu?” tanya Sungmin lembut.

“Sudah baikan oppa,” jawab gadis itu

“Sekarang waktunya makan,” lanjut Sungmin. “Dan kau juga harus minum obat,” tambah Ryeowook. Chae Ri mengangguk, ia benar-benar sangat diperhatikan di sini, ia menemukan keluarga baru yang sayang padanya. Akankah ini berakhir?

Deg. Chae Ri baru ingat, dia hanya sebagai yeojachingu pura-pura Park Jung Soo. Setelah ini mungkin dia akan dilupakan. Senyumnya yang tadi tersungging kini tiba-tiba lenyap.

“Chae Ri-ya, kau kenapa?” Sungmin tampak khawatir dengan perubahan ekspresi Chae Ri yang cukup mendadak ini.

“Kau sakit lagi? Mana yang sakit?” tanya Ryeowook cemas.

“Aniyo.. Gwaenchana oppa. Bolehkan aku memanggil kalian oppa?” tanya Chae Ri.

“Tentu saja!” jawab Sungmin dan Ryeowook bersamaan.

“Kami senang punya dongsaeng sepertimu!” tambah Sungmin.

“Ya, tapi sekarang sebaiknya kau makan dulu,” lanjut Ryeowook. Chae Ri tersenyum tulus, ia harus memanfaatkan kebersamaan seperti ini, ia tidak tahu setelah ini akan bisa bertemu dengan mereka atau tidak. Karena Chae Ri tidak ingin merepotkan mereka. Ia ingin menghilang.

~XXX~

Beberapa jam sebelum pertemuan…

“Kau yakin tidak ingin menunda pertemuan dengan orangtuaku?” tanya Leeteuk.

“Aniyo. Lebih cepat lebih baik oppa,” jawab Chae Ri. Lebih cepat bertemu maka lebih cepat ia akan pergi dari sini, ia sudah cukup merepotkan. Kemudian Chae Ri tersenyum miris diam-diam.

“Ri-ah, kau benar-benar sudah sembuh?” tanya Ririn tiba-tiba.

“Aku sudah sehat. Kau sepertinya yang butuh perawatan tuh,” ujar Chae Ri sambil melihat Ririn yang kelihatan menggigil.

“Aish. Aku tidak apa-apa k… Hatchi.” Ririn bersin saat itu juga. Ia segera lari ke kamar mandi untuk membersihkan ingusnya.

“Adikmu tidak sehat oppa,” komentar Chae Ri.

“Dia memang seperti itu. Mudah sakit,” Leeteuk kelihatan khawatir kemudian segera lari mengejar adiknya.

“Hhh… cewek ringkih,” komentar Kyuhyun yang ada disana.

“Tapi kau suka kan?” goda Chae Ri yang sekali lihat saja sudah tahu.

“Ya! Apa maksudmu?” Kyuhyun melotot.

Saat itu datanglah Heechul melindungi Chae Ri. “Magnae! Apa yang akan kau lakukan heh?!”

Kyuhyun mendengus dan melanjutkan games yang ia mainkan.

~XXX~

“Chae Ri, kau sudah siap?” tanya Leeteuk dari balik telepon.

Chae Ri mematut diri di depan kaca sambil mendekatkan ponsel ke telinganya.

“Ne, oppa. Aku sudah siap!” jawabnya kemudian tersenyum.

“Baiklah, aku akan menjemputmu sekarang!” Leeteuk terdengar senang.

“Ne,” jawabnya singkat kemudian segera menutup sambungan. Sekali lagi yeoja itu mematut dirinya di depan cermin.

Ia menggunakan make up tipis dan memakai gaun terusan warna putih selutut yang kemarin ia beli bersama Leeteuk. Gaun itu mempunyai aksen putih keperakan di bagian lingkaran leher. Ia menggunakan jepit rambut perak sebagai hiasan di rambut hitam lurusnya yang telah ditata rapi. Sederhana tetapi nyaman untuknya.

Chae Ri tersenyum, tetapi senyumnya langsung pudar mengingat ini hanyalah sementara.

“Aku… Harus melakukan yang terbaik,” ujarnya pada diri sendiri kemudian tersenyum miris. Ia tahu, ia tidak mungkin benar-benar menjadi yeojachingu Park Jung Soo. Ia hanya bisa menjadi yeoja pura-puranya untuk saat ini. Tetapi ia akan melakukan dengan senang hati karena ia telah sadar bahwa ternyata Park Jung Soo kini telah menempati salah satu bagian dari hatinya. Yah,Chae Ri akan selalu menyimpan perasaan ini dalam lubuk hatinya.

Terdengar suara deru mobil dari halaman depan. Itu pasti dia. Chae Ri menengok dari balik jendela. Mobil putih itu, tentu saja dia. Chae Ri segera turun ke bawah dan mengunci pintu rapat-rapat. Sejak oppanya meninggal dia memang tinggal sendiri, karena orang tuanya sibuk mengelola bisnis dan jarang pulang ke rumah.

Leeteuk segera turun dari mobilnya. Ia memakai setelan jas abu-abu dan di dalamnya menggunakan kemeja warna biru serta dasi garis-garis biru yang membuatnya terlihat tampan. (Bayangkan saja comeback stage  Mr. Simple di Inkigayo)

Leeteuk seperti biasa, menunjukkan senyum dimplenya.

“Menunggu lama tuan putri?” ujarnya pada Chae Ri yang sudah berdiri di depannya.

“Ani..” jawab Chae Ri salah tingkah karena diperlakukan seperti tuan putri.

Leeteuk tersenyum lagi, ia mengamati Chae Ri. Sejenak namja itu tertegun.

“Waeyo? Apa ada yang salah dengan dandananku?” tanya Chae Ri.

“ Aniyo… Hanya saja, kau terlihat sangat cantik,” jawab Leeteuk sedikit terpana. Chae Ri blushing.

“Gomawo oppa, sepertinya kita harus berangkat,” balas yeoja itu. Leeteuk kemudian mengangguk dan segera membukakan pintu untuknya. Chae Ri tersenyum dan berterima kasih lagi.

Selama perjalanan mereka terdiam. Leeteuk seperti biasa, selalu kehilangan kata-kata kalau berada di dekat yeoja ini. Begitupula dengan Chae Ri. Pikiran Chae Ri saat itu tiba-tiba melayang kemana-mana, ia benar-benar gugup.

“Nah.. Sudah sampai,” sahut Leeteuk tiba-tiba sehingga membuyarkan lamunan Chae Ri.

_TO BE CONTINUED_

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Bagaimana pendapat eomma Leeteuk mengenai Chae Ri?

Akankah pertemuan itu lancar?

——————————————————————————————————————

 

Ya! Akhirnya rilis juga ini ff 😄

hehe.. untuk part besok adalah part terakhir!! Jadi jangan lewatkan! 

 

Kritik dan Saran diharapkan! Coment n likenya juga ya 😄

pkoknya yang udah baca wajib coment ^^

akhir kata! Sampai jumpa lagi! *bow*

15 responses »

  1. daebak eonni….. 😄

    oh ya eonni bole req gak…????
    FF yang super duperr sedih 😦
    jebal :))
    don’t 4get ROMANCE haha ><

      • ne cheonma eonni ^^
        eonni pasti bisa buatnya, saeng bantui deh, doany aj ya kkkk ><
        ocrrraaaiiiii eonni…. fighting 😀
        #lempar kyu biar eonni semngat 🙂

      • hahahaha udah kan 😛
        klo yg sad nnti tunggu saja 😄 wkwk *ditabok*
        gomawo saeng doanya.. tpi lbih bagus klo kau bantu buat 😄 *tangkap kyu *lempar unyuk ke kamar

      • tidak ckup kah dibantu doa eonni haha 😄
        #tangkap bang unyuk >< jiiahhh omona

  2. mwo???? dah mw tamat aja???? o.O’a
    huuaaaaaaa…. chaeRi~ yummy~!!!
    Suho : itu cerry aegy-ah sayang (hooaeeekk)
    #abaikan
    baru sempet baca *sok sibuk
    yeppaku selalu aneh seperti biasa 😛 *dilempar ddangko
    tapi aku suka~ hahahhahha 😄
    mana trio mafia’a???
    blm terbentukkah???

    • =___=
      kau sudah nampak ternyata~~ fufufufu
      trio mafia di part akhir nnti 😄 kekeke~~
      tunggu aja aksi mereka!! >.<
      iyaaa… yeppa gitu 😄 dia kan anak ajaib (?) 😄 *plak
      gawat nih klo HoAe udah kumpul =_= *ditarik kris jelek

      • aku sudah melayang2 dari tadi *plak
        post sekarang saja ri-ah!!!! *maksa
        ayo ayo ayo~ klo bisa langsung nikah aja teukpa *dijewer
        apa maksudmu heh??? =__________=

      • hahahahha 😄
        kan ini terbitnya kemarin~ jadi end’a hari ini dong~ fufufufu *dilempar sendal
        memang kenapa klo HoAe berkumpul? kami biasa2 aja tuh 😛

      • aku ada costumer, tapi lagi malas bercuap-cuap =.=
        hahhahha~ ri-ah ngebut~ siiiuuuuuuungggggg~
        hahahhaha 😄 *digetok
        apa maksudmu heh??? =________________=

      • kerja yang bener shin aegy =_= sana layani customer dulu *tendang
        iyaa.. aku suka ngebut =_= pakai sabuk pengamanmu~ kekeke *plak*
        hahahaha 😄
        kau tau sendiri gimana HoAe dan gosipnya yang telah mendunia~ (?)~ sudah tak diragukan lagi… tak ada yang bisa menyaingi kalian 😄 lol

  3. Ping-balik: >>Leeteuk’s Girlfriend Part 4 (FINAL PART!!!!) : Leeteuk’s Feeling<< « ★Rin-Kyu★

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s