Tag Archives: EXO

>>[FF EXO] Let’s Break Part 3 – Ending <<

Standar

Sekuel Diamond House (Adventure in China)

Title : Let’s Break

Main Cast : 

>> Xi Lu Han – Zhang Hyeon Hyo

>> Do Kyungsoo – Park Hae Yeon

>> Huang Zi Tao – Han Min Rin 

>> Park Chan Yeol – Park Hye Min

>> Kim Jun Myun – Shin Aegy

>> Oh Se Hoon – Lee Je Hwa

>> Wu Yi Fan – Shin Rin Rin

Author : Ririn Cross

Disclaimer : EXO’s belong to themselves, but this story original by me! Don’t copas anywhere~

WARNING : ADA ADEGAN KISSUE, YANG BELUM CUKUP UMUR HARAP JAUH-JAUH!! *plak

Typo bertebaran dimana2 T.T

Link FF Part Sebelumnya 

Part 1

Let’s Break Part 1 PC | Let’s Break Part 1 Mobile

Part 2

Let’s Break Part 2 PC | Let’s Break Part 2 Mobile

 

-LET’S BREAK-
“Karena kau pergi begitu cepat sebelum kutangkap… Untunglah, aku berhasil menemukanmu dan membuatmu menjadi milikku…” – Luhan.

 

~XXX~

“Let’s break…” desis yeoja itu.

“MWO!?”

Seluruh mata yang ada disana menatap tak percaya pada Hyeon Hyo. Dari bibir tipis gadis itu terucap kata-kata yang tak bisa mereka bayangkan, terlebih ini pada Luhan? Masalah apa yang mendasari semua ini?

“Hyo-ah, jangan bercanda…” Luhan menyahut. Ia benar-benar tak percaya dengan apa yang dikatakan yeojanya itu. “Ini—“ Read the rest of this entry

Iklan

>>[FF EXO] Let’s Break Part 2<<

Standar

Sekuel Diamond House (Adventure in China)

Title : Let’s Break

Main Cast : 

>> Xi Lu Han – Zhang Hyeon Hyo

>> Kim Jun Myun – Shin Aegy

>> Oh Se Hoon – Lee Je Hwa

>> Wu Yi Fan – Shin Rin Rin

>> Do Kyungsoo – Park Hae Yeon

>> Huang Zi Tao – Han Min Rin 

Warning : OOC, Typos anywhere~

Author : Ririn Cross

Disclaimer : EXO’s belong to themselves, but this story original by me! Don’t copas anywhere~

Link FF Part Sebelumnya 

Part 1

Let’s Break Part 1

 

~XXX~

Seluruh member EXO dan ketiga gadis itu telah berkumpul di ruang tengah setelah mereka berbenah diri.

“Gwaenchana Aegy?” tanya Junmyun masih khawatir. Ia duduk bersebelahan dengan kekasihnya itu. Aegy tersenyum tipis dan mengangguk. Suho menarik nafas lega.

Sedangkan, Je Hwa dan Sehun di sisi lain malah saling bersandar. Sepertinya Je Hwa masih lemah. Kondisinya masih belum benar-benar pulih setelah keluar dari Rumah Sakit kemarin, terlebih lagi dia ikut beraksi untuk menolong dua dongsaeng kesayangannya itu, membuat kondisi tubuhnya agak drop.

Rinrin, ia memilih duduk di dekat Baekhyun oppanya. Jauh dari Kris yang sekarang duduk diapit Tao dan Lay. Ia masih malu mengingat apa yang ia lakukan sebelumnya. Benar-benar sesuatu yang tidak SMART –ia berpikir sudah seperti Kotaro di tokoh anime Eyeshield21.

“Baiklah… Tidak membuang banyak waktu lagi, aku, ingin membicarakan tentang kasus ini…” Luhan mengawali pembicaraan. Semua mata kini menatap pemuda bersuara lembut itu dengan seksama, sebagian terlihat lelah dan hampir menutup matanya. Mungkin karena kecapekan setelah adegan heroik yang mereka lakukan dalam kasus “Diamond House” sebelumnya. Itu benar-benar menguras tenaga dan perasaan bagi sebagian dari mereka.

“Ayahku bilang komplotan mafia itu memang telah buron. Beliau sangat berterima kasih, khususnya pada kalian semua terutama Rinrin, Aegy, dan Je Hwa karena membuat kasus ini terbongkar. Jika tidak karena kalian, mungkin kejahatan di balik dinding dunia kegelapan itu takkan bisa ditembus oleh polisi…” Luhan bicara panjang lebar, seluruh member EXO terlihat menganggukkan kepala.

“Tapi kami hampir dijual…” desis Aegy sarkastis. Ia sedikit ngeri mengingat kejadian di cafe itu. Suho langsung menatap kekasihnya dan memeluk pundak Aegy. Keadaan tiba-tiba hening. Mereka semua terlarut dalam pikiran masing-masing. Read the rest of this entry

>>[OneShot] My Beloved Brother, Luhan Hyung<<

Standar

Main Cast : 

>>Oh Sehun

>>Xi Lu Han

>>Suho 

Support Cast :

>>All Member EXO

Genre : Friendship, Hurt/Comfort, Little Humor, Family

Author :  @RirinCross

Disclaimer : All Member EXO is mine~ *plak* This story original by me… For HunHan couple ^^

Let’s enjoy the story ^^

==================================================================

“Ish.. kenapa susah sekali sih..” desis seorang namja manis sambil tetap membolak-balikkan benda di tangannya. Ia memutarnya ke kiri, ke kanan, ke depan, ke belakang, namun rotasi itu tak menimbulkan sesuatu yang bagus, permainan itu tetap saja tidak terselesaikan.

“Aku sebal!!” sungutnya sambil mengerucutkan bibir tanda kesal.

“Ada apa Sehunnie?” tanya sesosok pria kecil, mungil, namun tampan sambil menatap tak mengerti pada namja yang bernama asli Sehun itu.

“Suho hyung… kau bisa bantu aku selesaikan permainan ini?” Sehun mengulurkan benda yang sedari tadi membuatnya emosi. Seperangkat rubik dengan angka-angka tak beraturan dan kacau balau, artinya pemain sebelum ini tak bisa menyelesaikannya dengan baik.

Suho mengerutkan alisnya. Ia menatap benda itu. Oh my God, jangan berikan dia permainan seperti itu, walaupun dia kecil imut dan unyil dia tetap tak akan bisa melakakukannya, karena sejujurnya namja ini juga tak lebih baik daripada Sehun saat menyusunnya. “Ehehehe… Aku-“ Suho belum menyelesaikan kalimatnya namun sudah ada yang menginterupsi.

“Junmyun-sshi… Pelatih memanggilmu,” kata sebuah suara kecil merdu dari namja yang juga kecil, imut, dan berparas tampan menggemaskan itu. Xi Lu Han.

“Oh iya, aku ada janji dengan pelatih.” Suho tepok jidat. Dia kemudian menatap penuh minta maaf pada Sehun. “Mianhae Hun-ah, kau susun saja sendiri ne?” Sehun langsung berwajah muram mendengar Suho mengatakan itu. Harapannya untuk memecahkan mainan ini pupus sudah saat melihat kepergian Suho.

Sehun dan Luhan saling berpandangan beberapa saat. Sehun masih memasang wajah juteknya seperti biasa. Namun, Luhan tersenyum sangat manis padanya.

“Apa yang kau pegang itu?” tanya Luhan hati-hati. Mereka saat itu masih belum terlalu akrab.

“Rubik…” jawab Sehun juga dengan berhati-hati. Dia memakai bahasa Korea, karena ia tidak bisa bahasa China.

“Ah. Rubik?” Luhan meyakinkan. Sehun mengangguk. “Boleh kucoba?” Sehun tak yakin, ia masih belum akrab dengan namja di depannya ini, tapi membiarkannya mencoba menyusun permainan gila ini apa salahnya?

“Silahkan…”

Tak sampai 2 menit Luhan memutar balikkan susunan permainan itu, ia kemudian berkata, “Selesai..” dengan tersenyum.

Sehun menganga tak percaya melihat hasil kerja Luhan. “Ba..bagaimana kau bisa melakukan ini?” tanya Sehun tak percaya. Read the rest of this entry